Tidak Bisa Beriman Dan Taqwa Yang Sesungguhnya Kalau Belum Mengenal Allah

Sabtu, 18 Agustus 2012

Manusia Islam Mengenal Allah

Assalamu’alaikum......... Wr.Wb.
Pertama kali yang diajarkan Allah kepada Nabi kita Muhammad .Saw adalah bertauhid dulu. Mengenal Allah dulu untuk menyelematkan  ibadah. Agar tidak sia-sia. Sebagaimana Allah  berkata dalam Hadis qudsi : Awwaludin ma’rifatullah  yang artinya

AWAL AGAMA MENGENAL ALLAH
AWAL MANUSIA BERTUHAN MENGENAL ALLAH diajarkan pertama kali Kepada Nabi Adam
AWAL MANUSIA BERISLAM MENGENAL ALLAH  

Pada Rukun Islam yang pertama adalah mengucapkan dua kalimah syahadat. Allah menuntut kesaksian ( mushadah ) yang benar  pada dua kalimah syahadat dan mengisbatkannya . Bukan hanya sekedar ucapan. Allah tidak memakai syahadat mulut tetapi Jiwa Yang Bersaksi . (QS. Al A’raf: 172-173). Kalau Syahadatnya tidak benar . maka seluruh aktivitas ibadahnya sia- sia dari sholat,puasa, zakat, dan haji semuanya tidak benar .

Dalam Alqur’an 4613 ayat khusus mengajarkan manusia bertuhan dari ikrok bismirobbikal laji holak sampai innallaji na’amanu wallajinajahruhu wadduhu fisabilillah. Kalau kita tidak mengenal Allah kemana mengalamatkan ibadah kita ......Yang pertama diajarkan Rasulullah kepada Ahlul bait, Ahlul sumpah, murid-murid nabi yang tekun belajar adalah tauhid dulu baru beradab . Selama 13 tahun 6 bulan 23 hari Rasululluh di mekah mengajarkan  mengenal Allah . Agar mereka tidak kapir terhadap Allah. 
 Perhatikan surah Al-Isra (72).
Bagi orang yang tidak mengenal aku didunia,yang tidak tahu dengan aku di dunia , yang tidak melihat aku didunia. Maka diakhiratpun mereka tidak mengenal, maka diakhiratpun mereka tidak akan tahu , maka diakhiratpun mereka tidak akan melihat  (sesat jalan).

Dalam Kitab arus solikin, kitab imam ghajali hiyaumulmudddin jus awal halaman 6, kitab ruh ara’ip mukayyib, kitab hutuatul makiyah, kitab lhidayatun nupus dan terkhusus seluruh kitab tauhid wajib sejak aqil balik mengenal zat Allah ta’ala dan mengisbatkannya . Namun sekarang ini ada yang sudah berumur 70/80 tahun belum tahu dengan yang punya nama, Tapi yang terpenting disini tanya diri pribadi kita masing-masing apakah kita sudah mengetahui  yang punya nama .
Allah itu  : Nama yang di ambil dari 99 asmaul husna 
                 : Ismul kasrah
                 : Tulisan
                 : Nama kebesaran ujud
Setiap ada nama pasti ada yang punya nama. Hadits Qudsi = man abdal asma dunal makna fahua kapir artinya barang siapa  meyembah asma Allah hukumnya kapir .Kalau ingin mengenal Allah kenal lah diri . Hadis Qudsi : Man arapa napsahu pakod arapa robbahu. Tidak bisa mengenal diri, mengetahui asal-usul diri. Carilah guru dan luruskan niat kita dengan sungguh-sungguh karna Allah.

"(orang yang bersugguh-sungguh mencari kerhidaan di jalan kami maka akan kami tunjukkan jalan kami. "Al-Ankabut 69").

Ilmu seperti ini tidak ada disampaikan melalui televisi dan radio (secara umum ).  Pelajaran seperti ini disampaikan secara khusus . Bagi umat islam  tidak mengenal zat Allah yang laisya khamislihi syai'un maka ucapan syahadatnya palsu dan berbohong kepada Allah serta sia- sia ibadahnya  serta akhirat  mendapat azhab siksa yang berkepenjangan . Karna Allah Sudah memperingatkan kita melalui Alqur’an dan hadist .
Dikutip dari Ceramah Guru Abung ( Sayyid Ahmad ) dan kami tambahkan  Firman Allah  dengan yang lainnya. Wassalamu’alaikum ...Wr.Wb.

Pantun Tauhid


ilmu sare'at membelah kata
Yang satu di belah dua
Alim ulama jangan di percaya
kalau mahluk masih berdaya

Wahai saudaraku handai taulan
Mengenal diri janganlah enggan
Malu bertanya sesat dijalan

Allah itu cuma nama
Diambil dari asmaul husna
Barang siapa menyembah nama
Akan sesat selama-lamanya

Wahai saudaraku tua dan muda
fikirkanlah dengan nyata
Tidak kenal yang punya nama
Amal ibadah tiada diterima

Hendak paku petiklah paku   
Paku ada ditanah seberang
Carilah aku tuntuti aku   
Aku berlindung dialam terang   

hakikat ma'rifat yang pertama         
itulah pakaian nabi dan ambiya   
siapa saja yang mengetahuinya
itulah jalan menuju sempurna   

Biar alim dalam dunia
Tekelip buta hidup percuma
Bila Sholat mencari pahala
Tanda orang munafik kelihatannya

Bukan aku tekelip buta 
Pimpinan asal semula                 
Kini aku langsung menuju dia     
Tuhan Allah tiada perantara

Menuju Alam Akhirat



Assalamu’alaikum .......Wr. Wb. Innalillahi wainnalillahi roji’un. artinya Datang dari Allah Kembali kepada Allah.  Apakah ucapan  dan kenyataan kita diakhir hayat pasti  terjadi ?...... 
Allah itu adalah nama  dari 99 asmaul husna. Setiap ada nama pasti ada yang punya nama. Nama Allah  ini yang dipilih atau diucapkan oleh ahli sunnah wal jamaah dan ulama kenamaan untuk menyampaikan kebaikan dimuka bumi ini. Kalau kita kembali kepada Allah berati kita kembali kepada Nama “, Ada pula yang mengatakan kembali pada pemiliknya, Pertayaan saya = bagaimana kita bisa dikatakan kembali sedangkan kita tidak mengetahui yang punya nama ?......Kalau kita ingin kembali kepada yang punya nama tentunya kita MA’RIFATULLAH artinya mengetahui atau mengenal yang punya nama.  


 Kemudian apa bila umat muslimin dan muslimat kalau sudah menghembuskan napas terakhir maka jenajah tersebut dimandikan, dikapani, disholatkan dan dikuburkan. Setelah  jenajah berada dialam Kubur menurut sunnah Rasulullah dibacakan talkin , karena malaikat munkar dan nangkir akan menanyakan sesuatu kepada kita . Kemudian para ulama, ustad dan pemuka agama membacakan talkin, jika 2 orang malaikat munkar dan nangkir  datang kepadamu maka jawablah dengan tegas  : pertama Siapa Tuhanmu ? kedua siapa Nabimu? ketiga  apa Agamamu dan seterusnya...., dari pembacaan talkin tersebut   Tidak ada pertanyaan : , “sudah berapa kali kamu juara MTQ, “Sudah berapa banyak Djikir ,sholat,puasa,zakat,haji kamu, sudah berapa banyak  dakwah yang kamu kerjakan atau sudah berapa tahun kamu belajar disaudi arabia /mesir/irak .   

TETAPI YANG DITANYAKAN PERTAMA SIAPA TUHANMU,
 lalu Kita disuruh menjawab  Sesungguhnya Allah adalah Tuhanku.Kemudian Kalau Malaikat itu bertanya  Allah itu siapa dan dimana. Apa yang akan kita jawab ......Nah!  dengan masalah seperti  ini. Apakah kita tidak takut dengan azab kubur yang sangat dahsyat ? ... .sebelum terlambat marilah kita berbenah diri, tanyakan kepada diri pribadi kita masing-masing apakah sudah mengetahui siapa Allah yang kita puja dan kita puji ?.. Kalau kita sendiri tidak tau apalagi istri dan anak kita.

 Carilah guru untuk belajar insya Allah anda akan mengetahuinya
1     "ORANG YANG BERSUNGGUH-SUNGGUH MENCARI KERIDHAAN  DIJALAN KAMI MAKA AKAN KAMI TUNJUKKAN JALAN KAMI" = ( AL –ANKABUT  69) dan ALLAH TIDAK MENGINGKARI JANJINYA  =  AR-RAD 31
.Wassalamu'alaikum .............wr.wb

Tugas Suami Istri

                                                      Assalamu’alaikum wr.wb
.(Q.Annisa 34 ) Artinya Kaum laki-laki itu adalah pemimpin bagi kaum wanita, oleh karena Allah telah melebihkan sebahagian mereka (laki-laki) atas sebahagian yang lain (wanita), dan karena mereka (laki-laki) telah menafkahkan sebagian dari harta mereka. sebab itu Maka wanita yang saleh, ialah yang taat kepada Allah lagi memelihara diri[289] ketika suaminya tidak ada, oleh karena Allah telah memelihara (mereka)[290]. wanita-wanita yang kamu khawatirkan nusyuznya[291], Maka nasehatilah mereka dan pisahkanlah mereka di tempat tidur mereka, dan pukullah mereka. kemudian jika mereka mentaatimu, Maka janganlah kamu mencari-cari jalan untuk menyusahkannya[292]. Sesungguhnya Allah Maha Tinggi lagi Maha besar.

                                       Rasulullah saw bersabda :
Setiap kalian adalah pemimpin, dan setiap pemimpin akan dimintai pertanggungjawaban Seorang suami adalah pemimpin dan akan dimintai pertanggungjawaban atas keluarganya. Seorang istri adalah pemimpin di dalam urusan rumah tangga suaminya, dan akan dimintai pertanggung jawaban atas urusan rumah tangga tersebut. Seorang pembantu adalah pemimpin dalam urusan harta tuannya, dan akan dimintai pertanggung jawaban atas urusan tanggung jawabnya tersebut.” (HR.Al-Bukhari no. 844 dan Muslim no. 1829)

                               
TANGGUNG JAWAB SUAMI ;
◦Menjadi pemimpin anak isteri di dalam rumah tangga.
◦Mengajarkan ilmu fardhu 'ain (wajib) kepada anak isteri
yaitu ilmu syare,at fiqih, thorikat,hakekat dan ma’rifat. ◦ Ilmu syareat,fiqih = diajarkan supaya segala ibadahnya sesuai dengan kehendak aturan agama dan mengamalkannya.◦Ilmu hakikat ma’rifat supaya mereka mengenal Tuhannya dan aqidah sesuai dengan aqidah Ahli Sunnah wal Jamaah.

MAKA WAJIBLAH MENGAJARKAN ILMU SYARIAT,THORIKAT,HAKIKAT DAN MA’RIFAT KEPADA ISTRI DAN ANAK KITA . JIKA KITA TIDAK MAMPU MENGAJARKANNYA MAKA CARILAH GURU AGAR MEREKA MENGETAHUI HAL TERSEBUT. KARNA KEMATIAN /INNALILLA........ROJI’UN, KALAU SUDAH TIBA SAATNYA ALLAH TENTUKAN TIDAK PERDULI MASIH ANAK,REMAJA DAN TUA MEREKA AKAN BERANGKAT MENUJU ALAM AKHIRAT.

Sebelum terlambat renungkanlah sejenak wahai saudaraku kaum muslimin dan muslimat, jangan hanya memikirkan anaknya harus dapat izazah S.1,S.2,S.3, Doktor, master tetapi kita wajib pula mengajarkan ilmu agama sampai mereka mengenal Allah SWT. Jangan sampai kita dituntut anak kita , istri kita , saudara kita Karna Alam barjah -Akhirat itu Alam Ketentuan Khusus. Tidak diterima Alasan Apapun. Allah sudah Memperingatkan kita semua melalui firmanya Alqur’an Kemudian Sunnah Rasululah.Agar kita tidak masuk kejurang hina dan siksa Sekarang marilah kita berbenah diri agar mempersiapkan segalanya Sebelum Ajal menjemput kita .
                                                     Wassalamu’alaikum........ wr.wb