Hai manusia! Kesucian jiwa itu tidak akan
engkau dapatkan sebelum engkau mengenal kepada Allah. Jika engkau kenal kepada
Allah maka Allahlah yang akan mensucikan jiwamu. Kenalilah Allah, hai manusia sebelum engkau menemui kematian,
sebelum Sakaratul Maut menjemputmu. Jika engkau belum mengenal akan Allah
sedangkan kematian itu telah datang kepadamu maka kerugianlah yang akan engkau
dapatkan.
Firman Allah :
“Dan barangsiapa yang buta (hatinya) di dunia
ini, niscaya di akhirat (nanti) ia akan lebih buta (pula) dan lebih tersesat
dari jalan (yang benar)”.(QS,
Al Israa’ : 72)
Buta berarti tidak melihat, tidak tau berarti
tidak kenal, jika tidak kenal bagaimana mungkin engkau bisa mengatakan cinta
kepada yang dicintai jika engkau sendiri tidak mengenalnya dan tidak
melihatnya. kalau sudah demikian tidaklah rasa cinta itu mendapat ketenangan
jiwa karna tidak mengenalnya maka itulah
yang dinamakan “CINTA BUTA”. ........
Karna hanya meyakini bahwa Allah itu ada tetapi
tidak mengetahui (mengenal Allah ) " Rosulullah Saw bersabda : “Seseorang itu
beserta dengan siapa yang ia cintai”.
Jika cintanya kepada Allah dan Rasul Nya karena
mengenal kepada Allah dan Rosul Nya maka ia akan beserta yang ia cintai. Tetapi
jika ia mencintai sedangkan ia sendiri tidak kenal kepada yang dicintai, lalu
kemanakah ia mengalamatkan dzikir?.......Dan beserta siapakah ia?.......Justru itu Allah
memperingatkan kita dalam hadits qudsi :
Awwaluddin ma’rifatullah = Awal agama hendaknya mengenal Allah.
Kalau berdzikir
menyebut Asma Allah dan seluruh nama yang terdapat pada Asmaul husna itu semua
manusia bisa kecuali orang bisu karna kita tidak mendengar suaranya . oleh
karena itu gunakan akal, pikir, pengetahuan yang sudah ada untuk mengkaji Ilmu
Allah jangan sampai kita sesat menyembah Asma ( nama ) karna semesta Alam ini dipenuhi dengan nama jangan sampai kita
keliru tersesat di alam yang terang .Perhatikan dibawah ini
Sesungguhnya jika kamu tanyakan kepada
mereka siapa yang menciptakan langit dan bumi ?...
tentu mereka menjawab “Allah“ katakan segala puji bagi Allah ; tetapi kebanyakan mereka tidak mengetahui (QS, Luqman’ : 25)
tentu mereka menjawab “Allah“ katakan segala puji bagi Allah ; tetapi kebanyakan mereka tidak mengetahui (QS, Luqman’ : 25)
Dari firman diatas walaupun kita sudah menjawab dengan benar "Allah" tetapi hanya bagi Puji kata Allah. Kemudian renungkan kalimat ( tetapi kebanyakan mereka tidak megetahui ) ini sudah jelas kita wajib
mengetahui / mengenal Allah. Wassalamu'alaikum ......wr. wb.
ALLAHU AKBAR, ALLAHU AKBAR, ALLAHU AKBAR
BalasHapusWAFI AMPUSIKUM APALA TUBSIRUN (QS. ADZ DZARIYAT 21 ) = Aku kata Allah ada pada dirimu.
BalasHapusMengapa engkau tidak memperhatikan / mengenal
( QS. Al-imran 32 ) KUL ATI ‘ULLOHA WARRASUL PA IN TAWALLAU PA INNALLOHA LAYUHIBBUL KAFIRIN . Katakanlah: "Ta'atilah Allah dan Rasul-Nya; jika kamu berpaling, maka sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang kafir."
BalasHapus